Dampak pada Tanaman Tin pada Musim Penghujan, khususnya pada bagian daun yang sering berkarat. Hal ini biasanya
diakibatkan banyaknya tanaman tin terkena air hujan dan kurang akan penyinaran
sinar matahari langsung. Pohon tin sendiri sangat suka dengan keadaan atau
cuaca yang panas sesuai dengan habitat asalnya.
Namun demikian ada berbagai tips sederhana guna mengatasi
hal tersebut diatas, yaitu :
- Saat penanaman awal sebaiknya gunakan media yang memiliki sumber pupuk organik dan pupuk kandang alami.
- Bilamana ditemukan media tanam yang sudah terlihat kurang bagus untuk tanaman, sebaiknya diganti dengan media tanam yang baru.
- Gunakan pupuk organik dan pupuk kandang dengan takaran secukupnya (1:1), dan usahakan pemberian pupuk kandang yang sudah matang/kering.
- Kurangi kadar penyiraman, sebaiknya dalam musim penghujan seperti ini tanaman jangan disiram selama 1- 2 hari setelah diguyur hujan. Namun demikian apabila tanaman tersebut layu akibat kurangnya air maka sebaiknya siram dengan air sedikit saja (cukup hanya membasahi)
- Apabila ditemukan daun berkarat sebaiknya daun tersebut di potong lalu dibuang saja.
- Pemberian pupuk tambahan bisa dilakukan namun harus sesuai dengan takaran yang ada (tidak berlebihan atau terlalu banyak).
Untuk jenis & penggunaan pupuk ini bisa kamu cari infonya disini : https://alamtani.com/pupuk-organik/
Hingga saat ini saya biasa menggunakan bahan organik dengan
memanfaatkan limbah tanaman dan kotoran ternak yang sudah kering, dengan begitu
kita bisa memanfaatkan limbah yang ada sebagai bahan pupuk alami dan sekaligus dapat
mengurangi kadar pemakaian pupuk kimia.
